Penari Balet Pertama Yang Berhijab di Australia

Terdapat seorang wanita cantik berhijab, yang mana tidak membuat dirinya menjadi keterbatasan untuk beraktivitas, termasuk juga berkarya. Dimana perempuan yang bernama Stephanie Kurlow, merupakan sosok wanita yang berhijab dengan memiliki kemampuan balet.

Tentu, Stephanie Kurlow yang berusia 29 tahun itu adalah seorang profesional ballerina pertama di dunia yang memakai hijab. Pasti anda bertanya-tanya, kenapa bisa ?

Awal Mulanya Stephanie Mengenakan Hijab dan balet profesional

stephanie kurlow penari balet berhijab

stephanie kurlow penari balet berhijab

Sejak dirinya menginjak usia dua tahun, wanita cantik yang berasal dari Sydney, Australia itu memang begitu mencintai tari balet. Dimana keluarganya menjadi mualaf yang memeluk agama Islam di tahun 2010. Seiring waktu berjalan, pada usianya ke 11 tahun, Stephanie pun berkomitmen untuk mengenakan hijab.

Pada waktu itu, Stephanie yang memiliki niat untuk berhenti melangkah menjadi ballerina profesional karena dirinya menerima banyak komentar negatif dari orang-orang atas hijabnya. Sejak itu dirinya pun vakum selama tiga tahun. ketika dia sudah beranjak di usia 15 tahun, Stepahnie pun mulai sadar jika hijab tidaklah menjadi sebuah halangan untuk mewujudkan cita-citanya sebagai penari balet profesional.

Dengan adanya hal itu, dirinya teringat sosok yang menjadikan inspirasi yaitu Zahra Lari yang merupakan seorang ice skater yang berhijab. “Sebenarnya inspirasi saya banyak. Namun, yang membuka mata dan hati saya ada dua. Yang pertama adalah Zahra Lari, di adalah seornag ice skater pertama di dunia dengan menggunakan hijab. Zahra sendiri membuktikan jika dengan hijab, wanita bisa berhasil,” ucap Stephanie di sebuah acara Wardah Inspiring Moment.

Keputusan Stephanie Mengenakan Hijab

stephanie kurlow

stephanie kurlow yang sedang bersiap untuk berlatih balet

Selain Zahra Lari, Stephanie pun terinspirasi dari seorang penari balet dari Australia, kelahiran China yang bernama Li Cunxin. Dari situ dirinya memutuskan mengenakan hijab, yang pastinya akan menjadi sebuah perubahan dalam penampilannya. Ketika dirinya sedang menari balet, Stephanie selalu mengenakan pakaian yang berlengan panjang dan rok yang berukuran panjang.

Meski begitu, hal tersebut tidak menjadikan ruang gerakanya terbatas. Akan tetapi, tantangan terbesar dirinya adalah mendapatkan komentar negatif yang diucapkan oleh orang-oeang di media sosial.

“Saya membuat kostum balet dengan kebutuhan saya. Namun hal yang paling berat dalah ketika saya masih di usia 11 tahun yang baru mengenakan hijab. Karena banyak sekali orang-orang yang tidak suka, dan memberikan komentar negatif di sebuah media sosial,” kata stephanie.

Meski dia mendapatkan banyak komentar yang pedas dari berbagai kalangan, karena dia merupakan balerina hijab yang pertama di dunia. Dengan cara bersamaan, dia pun meneriman banyaknya dukungan dari banyak pihak. Yang mana beberapa videonya banyak dilihat lebih dari 6,8 juta viewers dan lebih dari 30 ribu orang yang mengiukutinya di media sosialnya.

Stephanie Pernah Kursus Balet di BSD

Siapa yang tinggal mengenal balet profesional pertama yang menggunakan berhijab yang bernama Stephanie, yang ternyata dirinya sempat kursus balet di BSD. Dimana tempat kursus balet tersebut bernama Dozier Ballet Dancing itu memang begitu terkenal di masyarakat Tangerang Selatan. dengan memiliki banyak anak murid dan penghargaan yang diperoleh tempat kursus tersebut.

Untuk belajar balet, Stephanie dari kecil memang menyukai seni tari yang satu ini. Karena menurutnya, dengan gerakan-gerakan balet badannya terasa lentur dan bugar. Dan dia pun terus mengembangkannya tari baket itu, yang berada di halaman rumahnya dan juga mengikuti kegiatan di tempat les. Seiring waktu berjalan dia pun selalu mengikuti pementasan atau perlombaan balet, yang hingga kini menjadi penari balet profesional.