Untitled Document
 


Untitled Document
.KITAKITA
:: Jika Anda di Panyingkul ::
 
 KABAR KITA
 
 BERANDAKITA
Kegilaan, Dari Cinta Mati di Pulau Rajuni Hingga Riwayat Kadang
:: Ivan Firdaus ::
Baba Guru, Mengenang Film Rhoma Irama di Klenteng Galesong
:: Kamaruddin Azis ::
Mengagumi Tenun Troso, Mengenang Tenun Sengkang
:: Suryadin Laoddang ::
Perempuan Besi di Gunung Perak (2-selesai)
:: M. Aan Mansyur ::
Perempuan Besi di Gunung Perak (1)
:: M. Aan Mansyur ::
 
 RISETKITA
Rasa Takut : Yang Dicitrakan, Yang Dipelihara
:: Aria W. Yudhistira ::
Risetkita: Pramoedya versus Sejarah Resmi
:: Nurhady Sirimorok ::
Hikayat Rumpon Nelayan Mandar
:: Muhammad Ridwan Alimuddin ::
Di Makassar Pernah Ada “Negeri Wajo”
:: Nurhady Sirimorok ::
Surat Itu Ditulis Upas kepada September
:: Nurhady Sirimorok ::
 
 BUKUKITA
 
 KATAKOTAKITA
Kenapa si Gondrong yang Maju?
:: Ivan Firdaus dan Mustamin al-Mandary ::
Karena ‘Rewa’ Badan Binasa
:: Sudirman Nasir ::
Yang Okkot, yang Salah Sambung
:: Nursamsu danTusiana Noor Alfisyahr ::
Kandala`ka`, Kusta Bila Dusta
:: Panyingkul ::
Ayo, Si(ng)kat Terussss..!
:: Panyingkul! ::

 
 TAHUKAHKITA
 

.
 ::
Rabu, 23-08-2006 
Walikota Gemar Membaca Apa?
:: Panyingkul! ::


Salah satu karikatur Walikota Makassar
di Karebosi. Foto : Lily Yulianti Farid

Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin menggalakkan Makassar Gemar Membaca sejak tahun lalu. Apakah walikota sendiri gemar membaca? Ini pertanyaan yang mencuat dari kumpulan pertanyaan untuk program “Tanya Pak Wali” yang digagas Panyingkul! Dalam wawancara telepon Selasa (22/8), Walikota Arief Sirajuddin menjawab lugas; “Tentu saja saya gemar membaca….” Berikut kutipan wawancaranya seputar gerakan Makassar Gemar Membaca.
 

Apa itu Gerakan Makassar Gemar Membaca?

Gerakan ini adalah upaya menumbuhkan tradisi membaca. Saya yakin sumber daya manusia yang berkualitas lahir dari masyarakat yang gemar membaca.

Konkretnya seperti apa?

Berupa pembukaan taman bacaan di 14 Kecamatan di Makassar. Saya sadar masyarakat kita banyak yang tidak mampu beli buku, jadi diharapkan mereka bisa datang membaca ke taman bacaan. Ada sebuah tim survai yang membantu saya mendapatkan masukan tentang jenis bacaan yang dibutuhkan dan di lokasi mana saja yang butuh taman bacaan.

Bagaimana membuat masyarakat tertarik ke taman-taman bacaan?

Ya kami sosialisasikan, kami terus-menerus mengumumkan tentang kehadiran taman bacaan ini. Saya juga mendapat laporan bahwa di Makassar sudah berdiri sekitar 60 taman bacaan yang diprakarsai warga masyarakat. Selain itu ada juga satu mobil perpustakaan keliling milik Pemerintah Kota Makassar, dan bersama satu unit mobil lainnya milik Pemerintah Provinsi. Sambutan terhadap perpustakaan keliling ini cukup bagus. Setiap hari tercatat 60-80 pengunjung perpustakaan keliling.

Apakah anda sendiri gemar membaca?

Ya, tentu saja saya gemar membaca. Masak saya mengajak masyarakat membaca kalau saya sendiri tidak membaca…

Buku apa yang sedang atau terakhir anda baca?

Ya, adalah beberapa..

Bisa diceritakan isi buku yang terakhir anda baca?

Begini, saya kan membutuhkan banyak informasi terbaru, kalau ada yang menarik langsung saya input ke dalam communicator (serial telepon seluler dengan fasilitas multimedia keluaran Nokia –red). Saya membutuhkan informasi ini untuk digunakan dalam pidato misalnya. Nah, ini saya dapatkan dari buku-buku yang saya baca.

Jadi buku yang Anda baca, tepatnya…

Ya bermacam-macam, ada politik, kiat praktis, dan juga buku-buku agama.

Soal spanduk dan baliho Makassar Gemar Membaca yang dipasang di sejumlah sudut kota, apakah cukup efektif merangsang minat baca masyarakat?

Itu untuk sosialisasinya. Tahun ini saya akan mulai mengadakan lomba menulis, ini akan jadi langkah yang efektif. Bukankah menulis dan membaca adalah kegiatan yang tak terpisahkan.

Mengapa Anda tidak turun langsung ke masyarakat membaca buku di tengah anak-anak sekolah, misalnya? Gerakan literasi di luar negeri banyak mengandalkan pendekatan langsung, bukan seremonial.

Wah, itu menarik. Akan saya lakukan cara seperti itu. Saya kira bisa dirancang pendekatan yang lebih merakyat seperti itu. Saya kira bisa dimulai..

Jadi Anda akan ke sekolah-sekolah membacakan satu atau dua cerita bagi anak-anak?

Kenapa tidak? Saya akan melakukannya dalam waktu dekat. Dalam perjalanan ke luar negeri, misalnya sewaktu ke Jepang dan sejumlah negara Eropa, saya melihat orang-orang begitu gemar membaca. Saya juga terpikir, bagaimana caranya membuat warga Makassar bisa seperti itu….

Di mana anda mendapatkan buku-buku? Apakah Anda ke toko buku?

Ya, sekali sebulan saya ke toko buku…

Siapa penulis favorit Anda?

Ada beberapa, tapi tidak ada yang spesifik.(p!)

====

Pewawancara: Lily Yulianti Farid

Panyingkul! menyelenggarakan kegiatan “Tanya Pak Wali” untuk menampung pertanyaan masyarakat luas yang kemudian ditanyakan langsung kepada Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Anda dapat berpartisipasi dengan mengirimkan pertanyaan melalui email: redaksi@panyingkul.com Pertanyaan yang diajukan selama wawancara didasarkan pada pertanyaan-pertanyaan yang dikirim masyarakat dan dihimpun Panyingkul! secara langsung. Hasil wawancara akan ditayangkan sebulan sekali. (p!)

| Beri Komentar| Jumlah Komentar (5) |

Komentar :

25-02-2009
Dari : mutiyah | moe2t_chan@yahoo.co.id
klo boleh tau kecamatan apa aja yang sudah memiliki taman bacaan??klo boleh lengkap dengan alamatnya soalnya saya sekarang ini sementara menyusun tugas akhir tentang taman bacaan yang ada di makassar.atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih..

25-08-2006
Dari : komentar | komentar@yahoo.com
bagus sekali niatan panyingkul untuk menanyakan gerakanmakassar membaca. Saya suka pendapatnya andreas harsono yang memang untuk kelangsungan ke depan. bukan pendapat yang mengolok-olok thanks

25-08-2006
Dari : daeng ammang | daeng.ammang@gmail.com
sepertinya Pak Walikota Makassar belum siap wawancara tuh,... semoga program MGM ini bukan sekedar proyek sesumbar saja, saya pikir sekarang ini sepertinya masyarakat mulai lupa atau belum pernah mengingat program ini btw, salam buat Pak Aco walikota Makassar yang paling nge-Pop,... semoga bisa membawa kebaikan bagi warga Makassar

23-08-2006
Dari : Andreas Harsono | aharsono@cbn.net.id
Menyenangkan sekali ada walikota bikin gerakan membaca di negeri dimana kecendekiaan dan kenikmatan membaca ditaruh di tempat yang jauh kalah terhormat daripada kekayaan, pangkat dan kuasa. Semoga gerakan ini bukan cuma slogan kosong. Ia perlu dilakukan dengan subsidi buku, perpustakaan dan sebagainya.

23-08-2006
Dari : Ismet RK | israka95@yahoo.com
Salam Ukhuwah, ..wah sebuah program yang sangat bagus sekali. Saya setuju sekali dengan program seperti ini. Apalagi kalau Sang Petinggi2 atau pejabat2nya turun langsung bersama masyarakatnya utk bergabung di taman2 bacaan yang ada.. Sukses selalu



 :: CITIZEN REPORTER
Makassar di Panyingkul!: Sebuah Persembahan
(Kamis, 12-07-2007)
Ayo Bergabung di Panyingkul!
(Minggu, 29-04-2007)
Catatan Sederhana Para Citizen Reporter
(Selasa, 31-10-2006)
Tentang Citizen Reporter dan Rubrik di Panyingkul!
(Rabu, 11-10-2006)
Riuh Rendah di Panyingkul!
(Rabu, 16-08-2006)

Untitled Document
 :: DUNIA SEGIEMPAT KAREBOSI






 :: PILKADA




 :: ALBUM PUASA 2008




Untitled Document
 :: KONTAK TIM PANYINGKUL!

Email Redaksi :

redaksi@panyingkul.com

Tim:
yus@panyingkul.com
+62 813 226 80844

Moch. Hasymi
+62 811 955 954


© Juni 2006 - Panyingkul.com All Rights Reserved
Desain Web : Nesia Andriana -- Supported by: Yuhardin