|
|
| . |
| ::
|
| Rabu, 31-10-2007 | Ketika Para Blogger Indonesia Bertemu :: Amril Taufik Gobel ::
| Wimar Witoelar sedang diwawancara di sela-sela Pesta Blogger 2007. Foto: Koleksi Wimar Witoelar/Flickr.
Blitz Megaplex yang berlokasi di Lantai 8 Grand Indonesia, Jakarta, pada Sabtu 27 Oktober 2007 mendadak gegap gempita dikerubuti para blogger Indonesia yang menghadiri Pesta Blogger 2007 (PB 2007). Citizen reporter Amril Taufik Gobel ikut hadir di hajatan temu darat terbesar para penulis Indonesia di dunia maya ini. Di pelataran lobi bioskop itu, terlihat sekitar dua ratusan orang bergerombol membentuk kelompok-kelompok sendiri, berbincang akrab satu sama lain.(p!)
| Beberapa orang panitia, termasuk Chairman PB 2007, Enda Nasution, terlihat sibuk. Spanduk serta poster sponsor acara terbentang di beberapa tempat, nyaris menyaingi poster film di Blitz Megaplex. Nampak pula beberapa komunitas blogger mengenakan seragam kaos khusus yang mencirikan identitas masing-masing. Sebut misalnya Komunitas AngingMammiri Makassar, Angkringan dan Cahandong Yogyakarta, Loenpia Semarang, Bandung Blog Village (BBV) Bandung, Go Ranah Minang Padang, Tukang Lenong dari Jakarta serta komunitas non regional seperti Blogfam, Komunitas Blogger Muslim, Merdeka, Multiply Indonesia dan ID-Gmail.
Saya sempat berkenalan dengan blogger professional, Budi Putra. Di salah satu sudut lain, salah satu blogger Indonesia, Wimar Witoelar, tengah “dikeroyok” para penggemarnya. Saya akhirnya berbincang dengan kawan-kawan blogger di komunitas khusus blog yang saya ikuti yakni blogfam dan Anging Mammiri. Tidak hanya itu saya juga menemui kawan-kawan yang kerap mengunjungi blog saya meninggalkan pesan di sana atau yang biasa saya temui ketika “blogwalking”. Sungguh sebuah pertemuan sangat menyenangkan.
Pukul 11.15, pesta yang mengusung tema “Suara Baru Indonesia” itu dimulai. Acara pembukaannya berlangsung di Auditorium-2 Blitz Megaplex dengan dihadiri oleh 482 orang blogger, pemerhati blog dan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik. Hampir seluruh kursi terisi.
Enda Nasution mengajak agar, pada hari yang bersejarah ini ditandai sebagai sebuah tonggak dimana pertukaran idea, keterbukaan, dan partisipasi akan mengalahkan kejumudan, ketertutupan dan apatisme. Inilah waktunya untuk berbicara, untuk berkekspresi, untuk berpartisipasi. Inilah waktunya bagi kita semua untuk menjadi. Lewat blog, lanjut Enda yang juga dijuluki sebagai Bapak Blog Indonesia ini, kita melihat, mencermati, menulis, dan berbagi tentang keseharian, tentang apa yang terjadi di sekeliling kita. Lewat blog, sebuah kesadaran kolektif di dunia maya tengah terbangun. Dan lewat blog, pada suatu titik kita pun dapat mengambil aksi. Akhirnya Enda mengajak hadirin untuk menetapkan tanggal 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional.
Menkominfo Muhammad Nuh yang tampil setelah itu, segera menyambut ajakan Enda dengan mengukuhkan tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Blogger Nasional. Pengukuhan itu tak ayal mengundang tepukan riuh. Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya itu menantang blogger untuk membuat lagu resmi Blogger Indonesia, jika perlu dilombakan dan akan dikumandangkan pertama kali pada Pesta Blogger mendatang. Menkominfo juga menjamin departemennya tidak akan melakukan pembredelan blog yang membelenggu kebebasan berekspresi serta memberikan apresiasi sepenuhnya bagi perkembangan dunia blog di Indonesia. "Saya rasa pertemuan atau acara seperti ini perlu dilakukan secara berkala, jangan berhenti disini, apalagi pertemuan secara fisik memang penting daripada hanya secara virtual," tutur Muhammad Nuh yang konon memiliki anak yang doyan ngeblog ini.
Dalam Talk Show sesudah itu, tampil Wimar Witoelar sebagai moderator dengan panelis Muhammad Nuh, Budi Putra, Enda Nasution dan Adrianto Gani. Seorang peserta, Cahyana Ahmad Jayadi, yang juga Dirjen Aplikasi Telematika menyatakan, “Blogger itu adalah perekat bangsa”.
Menurut Cahyana, dengan content yang menarik dan berkualitas, seorang blogger sangat berpeluang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebaliknya meski memiliki desain menarik namun isinya tidak berbobot, maka blognya akan kehilangan makna, mungkin malah justru memperbodoh kehidupan bangsa.
Tak hanya itu, Cahyana menantang para blogger untuk meningkatkan jumlah blogger di Indonesia dari 130,000 blog yang terdeteksi sekarang menjadi 1 juta blog tahun depan. Misalnya, mengajak para guru di sekolah untuk menjadi blogger. Ia berharap para guru dan departemen terkait dapat bekerjasama dengan asosiasi pengusaha komputer untuk mengusahakan program laptop murah untuk guru.
Ada hal menarik dalam sesi talkshow ini. Ketika Wimar Witoelar menanyakan siapa saja yang datang dari jauh menghadiri acara ini, seorang blogger asal Poso, Ruslan Sangadji (www.ochansangadji.co.nr) mengacungkan tangan. Ruslan mengaku nekad saja datang ke acara itu. “Tapi saya tidak punya uang beli tiket kembali ke Poso,”ujar Ruslan tersipu. Untunglah kegundahan Ruslan soal tiket ini dapat terselesaikan berkat salah satu provider GSM yang turut menjadi sponsor acara PB2007 bersedia membayarkan tiket pulang ke Poso buat Ruslan.
Tidak hanya Ruslan sebenarnya. Ada empat orang blogger dari Makassar (dari total 8 orang perwakilan resminya) yang mewakili komunitas blogger Anging Mammiri (www.angingmammiri.org). “Saya tiba dari Makassar pagi ini dan kembali lagi ke Makassar dengan pesawat sore. Tiga kawan yang lain sudah datang lebih dulu dua hari sebelum acara,” kata Irayani Queencyputri, ketua komunitas ini. Komunitas AM turut berpartisipasi dalam acara PB2007 sebagai kontributor dengan mempersembahkan 500 CD-ROM untuk para peserta yang berisi profil, kegiatan AM dan tutorial blog yang disertakan bersama dalam “goodie bag” peserta.
Para blogger Anging Mammiri yang datang jauh-jauh dari Makassar. Foto: Amril Taufik Gobel.
Pada kesempatan talkshow itu pula, Rovicky Dwi Putrohari, seorang blogger yang bekerja di salah satu perusahaan migas di Kuala Lumpur dan mengasuh blog “Dongeng Geologi” di www.rovicky.wordpress.com ini meminta ada tindak lanjut dari kegiatan ini. “Kita harus memikirkan strategi agar blogger Indonesia tak seperti katak dalam tempurung,” tegas Rovicky.
Enda Nasution menanggapi komentar itu dengan mengatakan, akan dibentuk Blogging Center Indonesia sebagai media informasi, edukasi, koordinasi dan advokasi untuk para blogger. Meski sebenarnya, lanjut Enda yang mengasuh blognya di www.enda.goblogmedia.com ini, “sejumlah komunitas blog yang telah ada sudah melakukan fungsi layaknya blogging center itu”.
Budi Putra, blogger yang juga CEO Asia Blogging Network (www.asiablogging.com) mengungkapkan, bahwa seindah apapun desain sebuah blog namun jika tidak memperhatikan isi yang ditampilkan, maka blog bersangkutan akan kehilangan artinya. “Ingat,” tukas Budi,”Masa depan blog itu ada di content. Dengan content yang bagus tentu akan menarik minat pengunjung dan tentu saja akan memberikan kontribusi bermanfaat bagi pembacanya”. Budi memuji pula kemampuan para blogger Indonesia yang mampu menulis dengan baik dengan metode Learning by doing.
Panitia PB 2007 juga menyediakan layanan liputan online secara “real-time” bagi para blogger Indonesia yang berhalangan hadir atau yang berada di luar negeri untuk menikmati pesta. Layanan tersebut berupa liputan online webcam melalui fasilitas conference chatting di Yahoo Messenger(YM) dan IRC. “Wah... repot juga, saya sempat kewalahan melayani permintaan para blogger di YM. Ada yang kirim salam mesra dari jauh buat blogger Indonesia di PB2007, ada yang marah-marah karena koneksinya putus-putus atau malah ada yang heboh tebar pesona di ruang chatting. Tapi saya senang, kawan-kawan yang tidak datang bisa saya dapat jembatani untuk menikmati pesta meski secara online,” kisah Be Samyono (www.be-samyono.com) yang menangani liputan online PB 2007 dan mewakili komunitas blogfam (www.forum.blogfam.com).
Usai makan siang dan memilih blog favorit di 5 laptop yang disediakan panitia, peserta memasuki “break-out session”. Pada acara ini para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan para blogger handal sesuai dengan kategori blog mereka. Ada 7 kategori yang ditawarkan, antara lain kategori online marketing dan sales: Nukman Luthfie dan Budi Rahardjo, women’s issues: Lita Mariana dan Enny, blog teknologi: Priyadi dan Risman Adnan, blog personal: Anjar Priandoyo dan Nila Tanzil, blog selebriti: Maylaffayza dan Joko Anwar, current issues: Ndoro Kakung Pecas Ndahe dan Sir Mbilung Mac Ndobos dan bridge blogging: Ong Hock Chuan dan Fatih Syuhud.
Saya memilih untuk mengikuti sesi blog personal bersama Nila Tanzil (www.nilatanzil.blogspot.com) dan Anjar Priandoyo (www.priandoyo.wordpress.com) yang dilakukan secara santai sambil berlesehan di lantai 9 Blitz Megaplex. Saya memilih sesi ini karena sangat terkait dengan topik blog yang saya miliki sekarang (www.amriltgobel.net). Selain itu saya ingin mendengar langsung pengalaman dari Nila Tanzil, seorang blogger yang sempat menjadi kontraversi karena postingnya tentang kinerja dewan pariwisata Malaysia di blog tanggal 1 Februari 2007, hingga mengundang kecaman Menteri Pariwisata Malaysia Datuk Seri Tengku Adnan Tengku Mansor dengan mengatakan bahwa apa yang ditulis Nila dalam blog-nya adalah bohong belaka.
Nila, yang lulusan European Communication Studies University of Amsterdam ini mengaku terharu atas dukungan para blogger Indonesia ketika ia dirundung masalah, hingga ia mesti kehilangan pekerjaannya sebagai presenter di sebuah stasiun TV terkenal. Melalui pengalamannya tersebut, Nila menarik banyak hikmah yang sungguh berharga. “Kita mesti berani menyatakan pendapat atas dasar kebenaran. Tidak usah takut. Dan sebagai blogger kita mesti siap menerima segala resiko yang mungkin terjadi,” tandas Nila.
Sementara itu Anjar yang juga auditor di sebuah perusahaan akuntan publik membagi pengalamannya, sempat menggemparkan orang-orang di kantor karena postingnya di blog.
Pukul 14.45 seluruh peserta PB2007 sudah kembali ke auditorium untuk menyimak hasil rangkuman diskusi. Kesimpulan menarik datang dari Nukman Luthfie. CEO Virtual Consulting ini memaparkan bahwa blog ternyata membuka peluang lapangan kerja, khususnya di bidang internet marketing. Nukman memberi contoh situs toko buku online www.kutukutubuku.com yang memperoleh omzet hingga lima juta rupiah satu bulan berkat kehandalannya melakukan promosi yang gencar lewat online sales dan marketing termasuk memasang iklan melalui blog. Pokoknya, kata Nukman, berani “mem-branding-kan” diri sendiri, itulah suara baru para blogger.
Di kesempatan berikutnya, Wicaksono yang mengasuh blog di www.ndorokakung.com dan menjadi panelis di sesi Current Issues memberikan tips menulis. “Jadilah diri sendiri dan tulislah apa adanya serta buatlah tulisan yang menarik dan berbeda dengan media-media konvensional yang sudah ada,” ujar Wicaksono yang juga seorang jurnalis.
Maylaffayza (www.maylaffayza.blogspot.com) , panelis di sesi Celebrity Blog sepakat bahwa blog memiliki kekuatan tersendiri dalam membangun hubungan personal antar blogger. Interaksi blogger akan kian dekat ketika kita tahu apa saja aktifitas keseharian blogger yang lain dengan berkunjung ke blognya. “Inilah,” kata Maylaffayza yang juga berprofesi sebagai violist itu, ”The beauty of blog”.
Pukul 15.30 pesta para penulis di dunia maya itu ditutup dengan pengumuman blog favorit dan doorprize. Blog favorit untuk kategori online marketing and sales adalah Media Ide Bajing Loncat (http://media-ide.bajingloncat.com/), untuk kategori woman’s issues adalah Fashionese Daily (http://www.fashionesedaily.com/blog), kategori technologi adalah ilmukomputer (http://www.ilmukomputer.com), kategori personal adalah Istri Bawel (http://www.istribawel.com), kategori selebriti adalah Jennie S. Bev (http://www.jennieforindonesia.com/), kategori current issues adalah Perspektif Online (http://www.perspektif.net), kategori bridge blogging adalah Enda Nasution (http://enda.goblogmedia.com), dan untuk kategori pendatang baru adalah Lidya Wangsa (http:// http://lidyawangsa.wordpress.com/). Masing-masing pemenang mendapat hadiah yang menarik, dan sertifikat.
Keberuntungan berpihak pada “Media Ide Bajing Loncat” karena berhasil memperoleh laptop persembahan spesial dari Kementerian Menkominfo.
Menkominfo Muhammad Nuh, sebelum meninggalkan talkshow, menjanjikan akan memberi hadiah laptop bagi siapapun yang memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan blog favorit. Ternyata, di akhir acara, yang mendapatkan suara terbanyak adalah Enda Nasution (48 poin), tetapi ia menyerahkan hadiahnya kepada blogger yang meraih suara kedua, yakni Media Ide Bajing Loncat (41 poin).
Sepulang dari sana, masih terngiang di telinga saya kata-kata Wimar. “Tiga hal penting yang perlu dimiliki blogger yakni, punya sikap, berani menyatakan sikap dan siap menerima segala konsekuensinya”.(p!)
*Citizen reporter Amril Taufik Gobel dapat dihubungi melalui email amriltg@gmail.com dan memiliki blog di www.amriltgobel.net
|
| | Jumlah
Komentar (12) |
|
| Komentar :
02-11-2007 Dari : Nhie | anhiewardiani@gmail.com NgeBlog emang suara
Baru Indonesia]
Ewako Blogger
Indonesia
Ewako Blogger
Makassar
Kamma Anne'
*mengacungkan dua
jempol* 02-11-2007 Dari : Rara | rara@angingmammiri.org Nah? Kalau sudah
begini, apa masih
ada yang berani
bilang bahwa
blogging hanya trend
semata? Hehehe..
Hidup blogging! Blog
adalah tempat di
mana kita bisa
menumpahkan segala
macam kreativitas
kita di dalamnya,
dalam bentuk apapun
:)
Kapan Anda ikutan
nge-blog? Seperti
kata Pepih Nugraha
di Kompas hari ini
hal 45, JANGAN MALU
UNTUK MEMULAI
BLOGGING!
Salam Blogger! 02-11-2007 Dari : Mus_ | http://blogaholicacute.blogspot.com luar biasa kegiatan
itu. meski durasinya
tidak terlalu lama,
tapi banyak
sesi-sesi yang
bermanfaat untuk
diikuti yang dapat
menambah pengetahuan
kita.
selain itu, acara
pb2007 kemarin juga
jadi ajang
silaturahmi
blogger-blogger
Indonesia. banyak
yang tadinya cuma
bisa kagum membaca
tulisan-tulisan
orang melalui blog,
pada acara kemarin
mereka bisa langsung
bertatap muka.
termasuk saya yang
kagum dengan tulisan
pak Amril, akhirnya
bisa bertatap muka,
bersalaman, dan
berbicara langsung
dengan beliau.
salut pokoknya.
semoga ini jadi awal
bangkitnya kebebasan
informasi yang
bermanfaat bagi
semua orang, semua
kalangan.
01-11-2007 Dari : deen | deen10february@yahoo.com Sy cmn punya satu
komen klo menyoal
PB2007 ini, JAYA
TERUS BLOGGGER
INDONESIA, mari
cerdaskan negeri
ini..! 01-11-2007 Dari : iWin | tayuang@gmail.com Karna sa ke PB2007
nda' jauh kayak yang
lain jadina ndak
masuki foto ku
hahahahaha... 01-11-2007 Dari : Ipul | ipul.ji@gmail.com momentum yang tepat
untuk membuktikan
kalau blog bukan
hanya fenomena
sesaat seperti yg
dibilang kang mas
Roy Suryo. sekarang
tinggal bertanya
pada diri kita
sendiri, "what
next..?"..sebagai
blogger, besok mo
ngapain lagi nih..?,
apa cukup berhenti
di sini saja ?,
pasti ndak
toh..?...para
blogger juga tentu
pengen punya
kontribusi positif
untuk negeri
kita..apapun itu,
selamat untuk para
blogger Indonesia yg
keberadaannya makin
dihargai...salam
blogger..!! 01-11-2007 Dari : editor | foto teman-teman
blogger Makassar
telah kami tambahkan
setelah dapat suplai
dari ATG, hari ini.
Terima kasih.
Editor. 01-11-2007 Dari : rusle' | muhruslee@gmail.com sebagai seseorang yg
merasa sebagai
golongan manusia
blogger [karena
rajin nulis di blog]
saya sungguh bangga
dgn pesta blogger
ini, apalagi mereka
menggadang2 sbg
SUARA BARU
INDONESIA. Mudah2an
suara baru ini
adalah suara yg
bermanfaat, bukan
cuman sekedar bahasa
basi yg sudah lama
kita baca dari media
mainstream. Blogger
mesti punya sikap
yang dewasa, tegas
dan bertanggung
jawab! Salute. Salut
juga buat Blogger
Makassar
"AngingMammiri" yang
full participated di
event ini. Thanks
kang ATG atas
tulisannya. Foto2
Blogger Makassar
mana, kok ndak
dimuat ya disini? 31-10-2007 Dari : Mustamin Al-Mandary | Makasih Kak Amril.
Satu lagi liputan
yang memberikan
banyak pelajaran.
Mau tongnga' kodong
jadi blogger, tapi
makkuani ro... 31-10-2007 Dari : Marwan Azis | marwanazis@gmail.com Mudah-mudahan
pertemuan tersebuat,
merupakan awal dari
bangkitnya jurnalis
blogger
Indonesia,,,Salam
buat blogger
Indonesia. Oh ya
boleh nggak saya
muat tulis tersebut
diblog kami
:hhtp://greenpressne
twork.blogspot.com,
meskipun blog itu
kami dedikasikan
untuk
pengarusutamaan
lingkungan lewat
piranti blog namu
kami juga memberi
ruang bagi informasi
seputar dunia bloger
atau perkembangan
IT, demi kemajuan
blogger tanah air.
Makasih 31-10-2007 Dari : syamsoe | www.toyota-gue,com woow, tulisan yang
bagus, sebuah pesta
yang meriah. Semoga
akan banyak lahir
blogger2 khususnya
para jurnalis
blogger yang tidak
"sekedar" menulis
untuk menemani sepi,
narsisme tingkat
tinggi, aktualisasi
diri dan menumpahkan
pengalaman pribadi
tetapi lebih dari
itu, juga dapat
memberikan
sumbangsih
pemikiran, share
atau juga mungkin
informasi2 aktual
dari sisi lain
mengenai kejadian2
diluar sana, Salam
untuk bung wimar,
kok acara perspektif
di salah satu
station tv vakum?
Hidup Panyingkul,
Hidup
AngingMammiri... 31-10-2007 Dari : Budi Putra | boedipoetra@yahoo.com Mas Amril,
Terimakasih atas
liputannya soal
Pesta Blogger 2007.
Bravo Blogger
Indonesia!
Bravo Panyingkul! |
|
|
|
|
| ::
CITIZEN REPORTER |
 | (Kamis, 12-07-2007) |  | (Minggu, 29-04-2007) |  | (Selasa, 31-10-2006) |  | (Rabu, 11-10-2006) |  | (Rabu, 16-08-2006) | |
|
Untitled Document
| ::
DUNIA SEGIEMPAT KAREBOSI |
|
Untitled Document
| ::
KONTAK TIM PANYINGKUL! |
Email Redaksi :
redaksi@panyingkul.com
Tim:
yus@panyingkul.com
+62 813 226 80844
Moch. Hasymi
+62 811 955 954
|
|
|